Arsip untuk Mei, 2007

Komunikasi dalam Matematika

dsci0002.jpg

Ketika sebuah konsep informasi matematika diberikan oleh seorang guru kepada siswa ataupun siswa mendapatkannya sendiri melalui bacaan, maka saat itu sedang terjadi transformasi informasi matematika dari komunikator kepada komunikan. Respon yang diberikan komunikan merupakan interpretasi komunikan tentang informasi tadi. Dalam matematika, kualitas interpretasi dan respon itu seringkali menjadi masalah istimewa. Hal ini sebagai salah satu akibat dari karakteristik matematika itu sendiri yang sarat dengan istilah dan simbol. Karena itu, kemampuan berkomunikasi dalam matematika Baca entri selengkapnya »

Komentar (15) »

Bagaimanakah Perjalanan Kurikulum Nasional (pada Pendidikan Dasar dan Menengah) ?

Oleh : R. Bambang A. Soekisno

Selayang Pandang Perjalanan Kurikulum Nasional

Dalam perjalanan sejarah sejak tahun 1945, kurikulum pendidikan nasional telah mengalami perubahan, yaitu pada tahun 1947, 1952, 1964, 1968, 1975, 1984, 1994, dan direncanakan pada tahun 2004. Perubahan tersebut merupakan konsekuensi logis dari terjadinya perubahan sistem politik, sosial budaya, ekonomi, dan iptek dalam masyarakat berbangsa dan bernegara. Sebab, kurikulum sebagai seperangkat rencana pendidikan perlu dikembangkan secara dinamis sesuai dengan tuntutan dan perubahan yang terjadi di masyarakat. Semua kurikulum nasional dirancang berdasarkan landasan yang sama, yaitu Pancasila dan UUD 1945, perbedaanya pada penekanan pokok dari tujuan pendidikan serta pendekatan dalam merealisasikannya.

Baca entri selengkapnya »

Komentar (70) »

Mendongkrak Pamor dan Harkat Guru

Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, Depdiknas  dr. Fasli Jalal, Ph.D. punya tekad mengangkat harkat dan martabat guru yang selama ini terpuruk. Paling tidak, guru yang bermutu tidak berpenghasilan terlalu rendah.

 Undang-undang untuk guru dan dosen pun digulirkan, ribuan guru berbondong-bondong menempuh kuliah program sarjana. Mereka termotivasi oleh undang-undang guru dan dosen yang menjanjikan perbaikan nasib para guru. Karena kelak guru-guru berkualitas akan mendapat tambahan gaji.

 Akankah terpenuhi tekad pak Fasli?

  Baca entri selengkapnya »

Komentar (7) »

Pulpen Penyimpan Data

Kini bukan jamannya lagi membuat kliping bacaan dengan menggunting artikel yang diinginkan. Bukan pula kliping dengan memindai artikel itu. Cara itu sama sekali tak praktis. C Technology dari Lund, Swedia, menciptakan gadget yang dinamakan C-pen, yang mampu menyimpang data tanpa bikin repot.

Bentuknya unik berupa pulpen yang gampang dibawa kemana saja. Baca entri selengkapnya »

Komentar (2) »

Penalaran Deduktif dalam Matematika

Penalaran dalam matematika sulit dipisahkan dari kaidah-kaidah logika. Penalaran-penalaran yang demikian dalam matematika dikenal dengan istilah penalaran deduktif. Menurut kaidah bahasa Indonesia, penalaran deduktif berarti penalaran yang bersifat deduksi, yaitu penalaran atas dasar hal-hal yang bersifat umum kemudian diturunkan ke hal-hal yang khusus. Sedangkan penalaran induktif, secara bahasa berarti penalaran yang bersifat induksi, yaitu penalaran atas dasar dari hal-hal yang bersifat khusus, kemudian disimpulkan menjadi yang bersifat umum. Tercatat beberapa penjelasan tentang deduksi dalam matematika, di Baca entri selengkapnya »

Komentar (11) »