Guru adalah pahlawan pendidikan. Siapapun mengakui bahwa guru adalah mata panah pendidikan suatu bangsa. Oleh karena itu posisi guru senantiasa mendapat kedudukan mulia.
Dalam budaya sunda dan jawa, guru adalah kirata dari digugu (diikuti perintahnya) ditiru (sbg suri tauladan), dalam budaya pesantren dan islam lebih hebat lagi, sampai keluar kode etik mengajar-belajar atau ta’lim mu’taalim yang memposisikan guru sangat tinggi dan barokah. Dalam budaya Thailand, profesi guru sangat tinggi, hanya mereka yang berprofesi guru yang berhak diberi air suci dari sang ratu, ketika guru tsb meninggal.






