2013 in review, sebuah perjalanan yang amat panjang…


Tak terasa sudah berada di akhir tahun 2013 lagi, sudah berapa tahun usia blog ini… semoga tulisan2 pada blog ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 19,000 times in 2013. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 7 sold-out performances for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

Sumpah Para Pemuda di Zamannya

Tag

,


Masih ingatkah kita, ketika masa-masa sekolah di Sekolah Dasar (SD) saat memperingati hari-hari besar nasional, terutama Sumpah Pemuda? Arak-arakan, dengan berbagai atribut pakaian daerah yang menggambarkan keberagaman budaya dan seni dari pelosok negeri ini. Namun walaupun berbeda tetapi tetap kita ada dalam satu kesatuan Negara Kesatuan Republik Indoesia.

Tentu, kalau kita melihat kembali sejarah Sumpah Pemuda adalah bukti otentik bahwa tanggal 28 Oktober 1928 bangsa Indonesia dilahirkan. Oleh karena itu sudah seharusnya segenap rakyat Indonesia memperingati momentum 28 Oktober sebagai hari lahirnya bangsa Indonesia. Proses kelahiran Bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis pada saat itu, kondisi ketertindasan inilah yang kemudian mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad demi mengangkat harkat dan martabat hidup orang Indonesia asli, tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945.

Berkas:Kongrespemuda2.jpg Baca lebih lanjut

Workshop untuk Dosen STKIP Muhammadiyah Bogor – ICT dalam Pembelajaran dengan Edmodo

Tag

,


Banyak cara yang dilakukan oleh para guru/dosen untuk mencapai tujuan agar materi yang disampaikan dapat diterima dan dimaknai dengan benar oleh siswanya. Dari memulai pembelajaran dengan menyajikan hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari sampai dengan penggunaan media pembelajaran.

Hal yang dilakukan oleh dosen STKIP Muhammadiyah Bogor saat ini adalah ingin menyajikan pembelajaran dengan berbantuan teknologi informasi (TI). Dari tiga program studi yang ada, yaitu Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Program Administrasi Pendidikan, pada tanggal 13 Oktober 2013 mengadakan workshop untuk dosen-dosen dengan tema ICT dalam pembelajaran dengan edmodo. Baca lebih lanjut

Bilangan Vampire yang Menakjubkan


Bilangan-bilangan vampir diperkenalkan oleh Clifford A. Pickover pada tahun 1994.

Sebuah bilangan vampire z adalah bilangan yang dapat ditulis sebagai hasil kali dari dua bilangan x dan y yang mengandung angka yang sama dengan jumlah yang sama sebagai bilangan vampire. Selanjutnya  x dan y disebut fangs.

Sebagai contoh:
1827 dapat ditulis sebagai hasil kali dari dua angka 21 dan 87.
yaitu, 1827 = 21 * 87
Angka berikut 1,8, 2,7 diulang pada hasil kali dua bilangan itu tetapi dalam urutan yang berbeda. 21 dan 87 disebut fangs.

Bilangan Vampire dapat ditulis dengan 2 fangs, yang memiliki angka yang sama dari digit dengan syarat keduanya tidak berakhir pada bilangan nol.

Sebagai contoh:

1260 adalah bilangan vampire, dengan 21 dan 60 sebagai fangs. Kita tahu bahwa   21 × 60 = 1260, namun 126000 bukanlah hasil kali dari 210 × 600, karena keduanya 210 dan 600 memiliki tambahan nol.

Semua bilangan vampire jelas harus tidak memiliki satu digit.

Beberapa bilangan vampire:
117067      =  167    *  701
124483     =  281    *  443
536.539    =  563   *  953
23287176 =  2673 *  8712.

Bilangan vampire memiliki dua pasang fangs yang berbeda:

125460 = 204 * 615 = 246 * 510

Bilangan vampire memiliki tiga pasang fangs yang berbeda:

13078260 = 1620 * 8073 = 1863 * 7020 = 2070 * 6318

Dua Fakta Menarik Angka 13

Tag

, , ,


Dua fakta menarik tentang angka 13:

(i)  (1/13) = 0,076923076923076923076923 …
(rasional berulang tak berhingga)

Kalikan bilangan 76.923 berturut-turut dengan kelipatan 13 , diperoleh pola bilangan berikut, sungguh sangat fantastik.

76.923 * 013 = 0999999
76.923 * 026 = 1999998
76.923 * 039 = 2999997
76.923 * 052 = 3999996
76.923 * 065 = 4999995
76.923 * 078 = 5999994
76.923 * 091 = 6999993
76.923 * 104 = 7999992
76.923 * 117 = 8999991
76.923 * 130 = 9999990

(ii)  Bagaimanakah pola bilangan yang didapat, kalau bilangan berbentuk ABCABC dibagi oleh 13?

Selamat mencoba…

Aplikasi Trigonometri dalam Kehidupan Nyata

Tag

, ,


THE BEAUTY OF MATHEMATICS- Dihimpun dari berbagai sumber, baik dari buku maupun blog, untuk memperkaya perbendaharaan pengetahuan siswa dan guru. Ditunggu komentar dan dukungan pembaca

Berikut trigonometri digunakan dalam navigasi untuk menemukan jarak dari pantai ke suatu titik di laut.

Trigonometri umumnya digunakan dalam mencari ketinggian menara dan pegunungan.

Baca lebih lanjut

Membangun Kemampuan Komunikasi Matematik dan Nilai Karakter Siswa melalui Bentang Pangajen Berbantuan Phet Interactive Simulation

Tag

, ,


R. Bambang Aryan Soekisno

Abstrak

Hasil belajar siswa untuk bidang studi matematika, cukup mengkhawatirkan terutama kemampuan komunikasi matematik bahkan mungkin lebih rendah bila dibandingkan dengan kemampuan lainnya. Beberapa pelajar tidak menyukai matematika karena matematika penuh dengan hitungan dan miskin komunikasi. Beberapa pelajar juga berpikir bahwa matematika pelajaran yang membosankan, karena penuh rumus dan miskin nilai karakter.  Kebanyakan pelajar tidak merasa senang ketika belajar matematika. Bentang pangajen berbantuan Phet interactive simulation adalah sebuah pembelajaran yang menyajikan pembelajaran matematika dengan menyenangkan dan juga membangun keterampilan komunikasi dan nilai karakter. Ada lima langkah dalam pembelajaran dengan bentang Baca lebih lanjut

Penerapan Teori Konstruktivisme dalam Prinsip-Prinsip Pembelajaran Matematika di SMP

Tag

, , , ,


Oleh: R. Bambang Aryan Soekisno

Abstrak

Makalah ini menggambarkan penerapan teori konstruktivisme pada prinsip-prinsip pembelajaran di Sekolah Menengah Pertama (SMP).  Prinsip pembelajaran terdiri dari apersepsi, peragaan, motivasi, aktivitas, kerjasama,  mandiri,  penyesuaian dengan individu, korelasi, dan evaluasi yang teratur.  Prinsip-prinsip pembelajaran merupakan prinsip didaktisasi yang sangat dipengaruhi oleh teori-teori pembelajaran. Prinsip pembelajaran matematika pun memiliki kesamaan dengan prinsip didaktisasi ini.   Pada makalah ini, penulis mengadopsi prinsip didaktisasi untuk diterapkan pada pembelajaran matematika.   Setiap prinsip pembelajaran didaktisasi  dipaparkan contoh-contoh yang cukup aplikatif untuk diterapkan pada tingkat SMP. Contoh-contoh yang dipaparkan tersebut merupakan penerapan teori konstruktivisme pada pembelajaran.

Kata kunci: Konstruktivisme, prinsip-prinsip pembelajaran, matematika SMP

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.